Cara Jitu Meyakinkan Pembeli

IMerspedia | Halo sahabat IMers Indonesia, materi ini akan sangat bermanfaat untuk kamu yang berjualan secara online, baca sampai habis!
Ini dia yang ditunggu-tunggu.
Siap-siap saya akan sharing tentang “Cara Jitu Meyakinkan Calon Pembeli”
Okeh saya mulai ya.
Materi ini adalah awal dari buku Cara Jitu Meyakinkan Calon Pembeli
Dibuat secara khusus untuk mengatasi keraguan calon pembeli.
Materi dan buku ini saya buat karena saya banyak terima keluhan pebisnis pemula ketika mereka sudah mulai praktik jualan, tetapi seringkali si calon pembeli ragu untuk beli.
Keraguan ini bisa jadi penyebab utama gagal closing
Ujungnya ya ga ada penjualan.
Apa bedanya jurus closing dan jurus meyakinkan calon pembeli?
Klo closing itu sudah di bagian akhir, kalo meyakinkan calon pembeli adalah bagian awal sebelum closing.
Seringkali kita salah kaprah tentang ini. Pokoknya pakai jurus closing pasti langsung ada sales.
Ternyata ga juga lho.
Kalo si pembeli emang dari sononya udah ga yakin dengan produk dan penjualnya, gimana mau closing.
Nah permasalahan ini yang akan dibahas banyak di materi Cara Jitu Meyakinkan Calon Pembeli.
Kalo pembeli sudah yakin, cara closing tinggal masalah transfer aja.
Yuk kita mulai bahas cakupan penting dari Materi Meyakinkan Calon Pembeli:
Bahasan pertama ini kita akan bahas tentang
Permasalahan dan Solusi.
Apa inti permasalahan si penjual?
Ketika menghadapi calon pembeli yang ragu
Apa solusinya?
Siapkan amunisi untuk meyakinkan calon pembeli
Kita mulai dari outline pembahasannya:
1. KENALI KERAGUAN CALON PEMBELI
2. INTI PENYEBAB GAGAL CLOSING
3. MEYAKINKAN DENGAN PRODUCT BENEFIT
4. MEYAKINKAN DENGAN PERSONAL & PRODUCT BRANDING
 

Keranguan Calon Pembeli
KENALI KERAGUAN CALON PEMBELI

Tahukah Anda penyebab gagal closing?
Penyebab gagal closing bukan saja karena kita ga jago jualannya
Tetapi seringkali pembeli mengalami keraguan ketika akan membayar.
Keraguan calon pembeli meliputi beberapa hal:
Belum yakin dengan kualitas produknya
Belum yakin dengan manfaat produknya
Belum percaya dengan siapa yang jual
Belum percaya dengan toko kita
Tiga hal diatas sangat penting kita pikirkan solusinya
Sebab kalo tidak mau sehebat apapun jurus closingnya, bakal sulit mendatangkan penjualan.
Sebenarnya bonus, promo, teknik closing dan besok harga naik adalah cara terakhir agar si pembeli segera melakukan pembayaran. Tapi jika keraguan pembeli diatas sudah terpenuhi, pada dasarnya teknik closing tidak perlu.
Sampai sini kebayangkan?
Nah oleh sebab itu Formula Meyakinkan Calon Pembeli itu sangat penting.
Kita lanjut ke bahasan berikutnya, biar makin tercengang
 

Gagal Closing
INTI PENYEBAB GAGAL CLOSING

Pada bagian ini kita akan bahas inti penyebab gagal closing
Tahukah Anda inti penyebab gagal closing itu apa?
Ini dia jawabannya:
PERMASALAHAN KERAGUAN CALON PEMBELI TIDAK KITA SOLUSIKAN
Apa permasalahannya?
Masih ingat?
Nih…
Belum yakin dengan kualitas produknya
Belum yakin dengan manfaat produknya
Belum percaya dengan siapa yang jual
Belum percaya dengan toko kita
Kalo permasalahannya seperti diatas
Maka solusinya apa?
1. Kita harus menginfokan kualitas dan manfaat produknya
2. Bangun Personal Branding Agar yakin
3. Bangun Store Branding agar percaya dengan toko kita.
Tahukah Anda, seringkali kita berfokus pada jurus closing tapi lupa membangun 3 hal diatas.
Kenapa 3 hal diatas penting?
Kalo kita saja ga bisa membuat si calon pembeli percaya dengan kita, gimana mau closing.
Jadi ketahuan kan, kenapa udah pake jurus closing aja tetap ga closing
Karena si calon pembeli BELUM YAKIN DENGAN KITA DAN PRODUK KITA.
Oleh sebab itu di bisnis online, karena barang yg dijual ga bisa diraba, ga bisa dilihat langsung
Maka si penjual harus bisa meyakinkan.
Kalo ga ya gagal closing.
Beda kalo jualannya offline, barangnya keliatan, bisa langsung bawa pulang
Wong klo jualan online, Cuma modal kepercayaan.
Bener kan?
Oleh sebab itu membangun 3 hal diatas sangat penting.
Lalu solusinya gimana mas?
Yuk kita bahas ..
 

Benefits
MEYAKINKAN DENGAN PRODUCT BENEFIT

Materi ini akan saya bahas secara lengkap di postingan berikutnya.
Tapi inti dari poin ini adalah begini.
Konsumen tidak tahu manfaat dari produk jika kita tidak menginfokannnya
Konsumen baru percaya manfaat dari produk kalo ada pihak ketiga yang menginfokan pengalamannya.
Ada beragam teknik yang wajib dilakukan agar konsumen bisa tahu, yakin, hingga percaya dengan produknya.
Tahu > infokan product benefitnya
Mulai Yakin > infokan prestasi dari produknya
Yakin > infokan pengalaman orang lain
Percaya > berikan sampel dari produknya
Beberapa teknik diatas, bisa dilakukan dengan teknik visual dan kata-kata (verbal)
Proses ini perlu beberapa amunisi, next akan saya bahas di materi berikutnya.
 

MEYAKINKAN DENGAN PERSONAL BRANDING DAN STORE BRANDING

Branding itu perlu ga sih?
Personal branding perlu ga?
Lebih penting mana sama store branding?
Ini dia jawabannya:
Branding adalah keterwakilan dari TRUST
Wujud dari kepercayaan konsumen dari sebuah BRANDING
 
Nah kalo branding tidak dibangun dengan baik, maka sulit untuk membangun kepercayaan calon pembeli.
Bagaimana caranya mas?
Ada 2 pendekatan branding yg wajib dikuasai pebisnis online kalo jualannya mau kenceng
Yang pertama adalah PERSONAL BRANDING
Yang kedua adalah STORE BRANDING
Kedua hal ini saling melengkapi.
Contohnya seperti ini:
Kenapa harus keduanya mas?
Begini kalo personal branding adalah cara tercepat untuk membangun kepercayaan pembeli (ini namanya jangka pendek) kalo store branding adalah proses membangun kepercayaan dalam jangka panjang.
Makanya ada istilah seperti ini.
Seringkali pembeli akhirnya beli suatu produk, karena percaya dengan penjualnya.
Tahu istilah ini?
Nah oleh sebab itu personal branding itu penting
Terutama untuk pebisnis pemula yg baru merintis
Namun jika toko bisnis online ingin semakin besar dalam jangka panjang
Pelan2 brand toko onlinenya juga harus dibangun.
Kedua hal ini perlu sinergi agar lebih mudah meyakinkan calon pembeli.
Gimana, sampai sini sudah mulai kebayangkan?
Di posting selanjutnya saya akan bahas detail amunisi yang harus teman-teman lakukan dan persiapkan untuk membangun kepercayaan calon pembeli.
Ingat, hal penting terjadinya closing bukan saja teknik closing melainkan sebuah kepercayaan dan keyakinan dari si calon pembeli terhadap si PENJUAL dan BARANG YANG DIJUAL.
Done | Semoga bermanfaat.
Materi by : Hemas Puspito
 

Komentar sahabat IMers di bawah akan memberi motivasi bagi kami untuk share dan posting artikel-artikel menarik lainnya, jangan lupa share dan komen ya.. 

Terimakasih

Apa tanggapan mu mengenai artikel ini?